Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tabrakan Beruntun Terjadi di Tol Tengrang - Merak Menewaskan 2 Orang

Tabrakan Beruntun Terjadi di Tol Tengrang - Merak Menewaskan 2 Orang


Malingping Pos - Kecelakaan lalu lintas terjadi di di Tol Tangerang - Merak KM 68 yang mengakibatkan 2 orang tewas pengemudi dan Kondektur Truk Colt Diesel pengangkut barang, Sabtu (22/02/19).

Kecelakaan yang terjadi tepatnya di Banjar Agung, Cipocok Jaya, Serang ini awalnya kendaraan jenis Agya berpelat nomor polisi A 1012 FT yang dikendarai oleh Fauzy melaju di jalur kanan. Tiba-tiba, dari arah belakang ada kendaraan Mitsubishi Colt Diesel dengan nomor polisi BG 8793 KC yang dikemudikan Sopiyan dan kendek redo.

Kemunculan truk tersebut menabarak belakang sebelah kiri Toyota Agya. Hal itupun membuat Toyota Agya berputar dan masuk ke Median.

Sedangkan, truk Colt Diesel terus melaju kekiri dan pada akhirnya menabrak kendaraan pengankut barang Hino Truck BG 8874 UL, tepat di bagian belakangnya. Hino melaju di jalur kiri.

“Setelah bertabrakanToyota Agya berada melintang di Median sedangkan HINO Truck dan Mitsubishi Colt Diesel berada di lajur kiri dengan posisi menempel, akibat dari peristiwa tersebut pengemudi dan penumpang dari Mitsubishi Colt Diesel meninggal dunia di TKP,” kata Kanit Laka Ditlantas Polda Banten Pujiyanto kepada wartawan, Sabtu (23/2/2019) Bantennew.co.id.

Kabar yang kami dapatkan untuk saat ini dua orang tewas, sedangkan 3 orang lainnya pengemudi Agya dan Hino luka parah dan telah di evakuasi ke Rumah Sakit Drajat Prawiranaga (RSDP).

Semenatara 3 kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan dan telah di amankan di Gerbang Tol Ciujung Tempat penyimpanan Barang Bukti Kecelakaan Lalu Lintas di Area Tol Tangerang-Merak.

“Modus dan penyebab laka lantas masih dalam proses penyelidikkan dan penyidikan seksi laka lantas Polda Banten,” katanya
Gara-gara HP, Suami Tebas Leher dan Membelah Perut Isterinya

Gara-gara HP, Suami Tebas Leher dan Membelah Perut Isterinya


Malingping Pos - Bertengkar dalam rumah tangga memang bukan lagi hal yang aneh, rumah tangga pastinya ada sedikit percecokan yang bahkan hingga berujung maut.

Seperti kabar hangat yang telah kami rangkum kali ini, akun instagram @makassar_iinfo mengunggah sebuah foto kejadian yang memilukan. Hanya gara-gara hp, Romi Septiawan (30) tega menebas leher sang isteri Erni Susanti (29) dan membelah perut serta mengambil bayi yang sedang di kandungnya.

Dalam postingan instagram itu di sebutkan, "Parah... gara-gara tidak di izinkan lihat hp isterinya, suami tebas leher Isteri yang hamil tua, kemudian belah perut istrinya lalu mengambil bayi dari perutnya".




21 Februari 2019. Parah... Gara-gara tidak di izinkan lihat hp istrinya, Suami tebas leher istri yang hamil tua kemudian belah perut istrinya lalu mengambil bayi dari perutnya. . Beruntung bayinya masih tertolong, istrinyapun tewas seketika. . Geser dan simak video pengakuan pelaku. . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ KRONOLOGIS KEJADIAN : Berawal dari pelaku marah kepada korban karna tidak diperbolehkan melihat handphone korban, setelah itu terjadilah cek cok , dan kemudian pelaku keluar rumah setelah itu kembali lagi meminjam parang milik tetangga dengan alasan ingin membuka kelapa, . Setelah meminjam parang ke tetangga nya, pelaku masuk ke dalam rumah lagi dan masuk kedalam kamar menaruh parang tersebut di atas kasur dengan ditutupi selimut dalam posisi korban tertidur, melihat korban masuk membuka pintu kamar korban terbangun setelah itu terjadi cek cok lagi antara korban dan pelaku, . Setelah itu pelaku langsung mengambil parang yang di tarok di balik selimut dan langsung menebas leher korban dalam posisi korban sedang tiduran di atas kasur, kemudian pelaku membela perut korban yang dalam posisi hamil dan mengambil anak yang ada didalam perut korban. Kemudian pelaku keluar rumah dan sempat memberitahu tetangga sebelah rumah dan pelaku langsung kabur melarikan diri. . Adapun proses saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, yang pada saat itu sedang berada di Tanjung Jaya Kota Bengkulu. lalu Tim Buser Polres Bengkulu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang Dipimpin IPDA Angga Faisal Sitepu S.Tr,K , KBO Reskrim Polres Bengkulu, Kanit Tipikor Polres Bengkulu, Kanit Tipidter Polres Bengkulu beserta Anggota Reskrim Polres Bengkulu. . TKP : Jl.Irian Kel.Tanjung Jaya Kec.Sungai Serut Kota Bengkulu. . . . . . . . ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel
 (@makassar_iinfo) pada  jam 9:00 PST

Seperti yang di tulis di dalam postingan instagram itu, bahwa suaminya tidak di izinkan untuk melihat handphone insterinya, lalu suami marah besar dan bergegas kerumah tetangga meminjam parang.

Dia meminjam parang ke tetangga dengan alan untuk buka kelapa. Setelah di rumah, pelaku pun menyimpan parang itu di kamar tempat tidur mereka dan menutupinya dengan selimut.

Setelah pelaku masuk, lalu korban yang merupakan istrinya sendiri kembali terbangun yang tadinya dia sedang tidur. Hal itupun menumbuhkan terjadinya percekcokan.

Tanpa pikri panjang, saat itupula suami langsung melakukan aksinya dengan menebas leher istri dalam keadaan tidur.

Setelah korban di tebas, pelaku pun langsung melanjutkan aksinya dengan membelah perutnya dan mengambil bayi yang merupakan anak dia sendiri.

Kabarnya, pelaku saat ini sudah di amankan oleh Anggota Polsek Bengkulu. (Din/MP)
1 Orang Meninggal Tertimbun Tanah Akibat Longsornya Gunung Pulosari, Pandeglang

1 Orang Meninggal Tertimbun Tanah Akibat Longsornya Gunung Pulosari, Pandeglang

Berita Malingping

Pandeglang, Malingping Pos - Kabar duka, warga Kampung Pamengker RT 002 RW 003, Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Ahda (60) dikabarkan meninggal dunia akibat longsornya Gunung Pulosari, Rabu (20/02/19).

Berdasarkan kabar yang kami terima, peristiwa longosrnya gunung itu terjadi pada hari Selasa, (19/02/19), korban meninggal di temukan pada pukul 23:35 oleh warga yang menag sedang mencari korban. Korban di temukan di Lereng Curug Sawer, Gunung Pulosari.

Awalnya, keluarga yang curiga terhadap korban, hingga malam korban belum pulang kerumah, keluargapun meminta bantuan kepada tetangga untuk mencari keberadaan korban yang sebelumnya pamit kepada sang isteri untuk pergi ke kebun miliknya.

2 orang tetangga korban langsung mencarinya, Jumri dan Adul. Keduanya mencari korban di kebun miliknya yang memang berada di Curug Sawer.

Setelah berada di tempat pencarian, kabarnya, saksi melihat tempat yang sudah dalam keadaan longsor, mereka pun menemukan korban, naas korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dalam keadaan tertimbun tanah.

Melihat kejadian itu, saksi langsung turun dari lereng dan meminta bantuan kepada Kepala Desa dan Pihak Kepolisian untuk mengevakuasi korban yang tertimbun tanah akibat musibah tersebut.

Hingga pukul 23:35, korban berhasil di evakuasi oleh warga dan anggota polsek Pulosari, korban pun langsung di bawa ke rumah duka.

Seperti di lansir di laman Bantennews.co.id, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pandeglang, Endan Permana membenarkan kejadian itu. Saat ini BPBD sudah menerjunkan dua anggotanya untuk memastikan lokasi kejadian.

“Iya anggota 2 orang sudah ke sana untuk cek lokasi dan kebenarannya, kalau mayatnya tadi malah juga udah ditemukan. Jadi anggota yang ke sana untuk memastikan titik lokasinya dimana apa di perkebunan atau di gunung,” katanya.